Ini Bacaan Pengganti Doa Qunut Jika Tidak Hafal, Apa Hukumnya?

Suara.com – Umat Muslim dianjurkan membaca doa qunut di rakaat kedua sholat subuh. Namun, adakah bacaan pengganti doa qunut jika tidak hafal?

Hukum membaca doa qunut adalah sunnah ab’ad, artinya seseorang yang tidak membaca doa qunut tidak membatalkan sholat namun dianjurkan melakukan sujud sahwi sebagai gantinya.

Anjuran membaca doa qunut saat sholat subuh tertuang dalam hadis riwayat Ahmad yang artinya sebagai berikut.

“Rasulullah SAW senantiasa melakukan qunut pada shalat Subuh sampai beliau meninggalkan dunia,” (HR Ahmad).

Muncul pertanyaan, apakah ada bacaan pengganti doa qunut jika tidak hafal?

Syekh Zainuddin Al Malibari dalam kitab Fathul Mu’in juz 1 menerangkan, bahwa seseorang cukup membaca ayat yang mengandung doa lalu meniatkannya sebagai qunut.

Sebagai contohnya, membaca ayat akhir surah Al-Baqarah. Selain itu, beliau juga menyatakan dapat pula mengganti doa qunut menggunakan redaksi dengan membaca doa-doa lain.

Bacaan Pengganti Doa Qunut

Syekh Zainuddin juga menyatakan dapat pula doa qunut menggunakan redaksi dengan membaca doa-doa lain, walaupun doa-doa tersebut bisa jadi tidak bersumber dari Rasulullah SAW. Contoh-contoh pengganti doa qunut antara lain antara lain adalah:

“Rabbanaa aatinaa fiddunyaa hasanah wa fil-aakhirati hasanah wa qina ‘adzaabannaar”

Yang artinya: “Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka” (QS. Al-Baqarah: 201).

Bacaan pengganti doa qunut di atas jauh lebih ringkas dan mudah dihafal dibandingkan dengan doa qunut subuh yang bunyinya sebagai berikut.

“Allahummahdini fi man hadait, wa afini fi man afait, wa tawallani fi man tawallait, wa barikli fi ma a thait, wa qini syarra ma qadhait, fa innaka taqdhi wa la yuqdha alaik, wa innahu la yazillu man walait, wa la ya izzu man adait, tabarakta rabbana wa ta alait, fa lakal hamdu a la ma qadhait, wa astaghfiruka wa ‘atubu ilaik, wa shallallahu ‘ala sayyidina muhammadin nabiyyil ummiyi wa ala alihi wa shahbihi wa sallam”

Artinya: “Ya Allah, kumpulkanlah aku bersama dengan orang-orang yang menerima petunjuk-Mu, selamatkan diriku ke dalam kelompok orang yang Kau lindungi dari bala dunia dan akhirat, sertakan aku bersama mereka yang Kau pelihara dari dosa, turunkan berkah-Mu untukku dalam semua anugerah-Mu, jauhkan diriku dari dampak buruk yang Kau gariskan. Karena sungguh Engkau yang memutuskan, bukan menerima putusan. Sungguh tiada hina orang yang Engkau bimbing, dan tiada mulia orang yang Kau musuhi. Wahai Tuhan kami, Engkaulah Maha Suci dan Maha Tinggi. Segala puji bagi-Mu atas segala putusan-Mu. Aku memohon ampun dan bertobat kepada-Mu”.

Demikian ulasan mengenai bacaan pengganti doa qunut lengkap dengan hukum membacanya yang perlu diketahui. Semoga bermanfaat!



Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website suara.com. Situs https://www.nerf-herders-anonymous.net adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://www.nerf-herders-anonymous.net tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *