Gebrakan Heru Budi Benahi Jakarta: Meja Pengaduan hingga Usul WFH saat Hujan Lebat Cegah Macet

Suara.com – Heru Budi Hartono kini sudah genap sepekan menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta. Sejauh ini, Heru telah berkiprah membenahi Ibu Kota sebelum gubernur baru dipilih melalui Pilkada mendatang.

Heru telah mencanangkan beberapa perubahan demi mengayomi warga DKI Jakarta meski Anies Baswedan telah lengser usai masa jabatannya berakhir.

Sederet kebijakan Heru canangkan dari membuka kembali meja pengaduan hingga menata ulang kawasan Monas. Berikut deretan gebrakan Heru selama sepekan ia menjabat.

Membuka kembali meja pengaduan 

Heru telah membuka kembali meja pengaduan setelah mengalami hiatus. Meja pengaduan itu telah dibuka selama tiga hari namun telah menghimpun sejumlah 83 orang sejak 18 Oktober.

“Dalam tiga hari terakhir, yaitu pada tanggal 18-20 Oktober 2022, jumlah total pelapor kurang lebih sekitar 83 orang. Dan hari ini pun masih banyak masyarakat yang berdatangan untuk memberikan laporan dan aduan,” kata Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta Andriansyah.

Meja pengaduan tersebut diharapkan menjadi wadah bagi warga Ibu Kota untuk melapor dan mengadu agar Pemprov DKI dapat memberikan pembenahan bagi setiap unsur tata kota.

Usul penggunaan drone untuk awasi warga yang buah sampah sembarangan

Perilaku membuang sampah sembarangan juga telah menjadi isu prioritas bagi Heru. Demi mengawasi warga yang ‘nakal’, Heru mengusulkan untuk menerbangkan drone atau kendaraan terbang kecil tanpa awak yang dilengkapi kamera.

Heru kemudian mengarahkan Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik DKI Jakarta untuk merealisasikan usulannya tersebut.

“Diskominfotik, bisa tidak kita pakai drone di titik-titik tempat biasa orang makan terus buang sampah sembarangan? Ambil (gambar menggunakan) drone, siapa saja yang suka buang sampah sembarangan,”ungkap Heru dalam arahan kepada seluruh jajarannya di Taman Ismail Marzuki Menteng, Jakarta Pusat pada Selasa, (18/10/2022) lalu.

Beri solusi atasi banjir: dari pompa hingga WFH saat hujan lebat

Heru juga telah menaruh atensi pada isu banjir yang kerap melanda Ibu Kota. Salah satu solusi Heru menghadapi banjir muncul saat banjir melanda Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Ia menilai bahwa pompa yang dipasang di berbagai rumah dapat menyedot genangan air untuk diteruskan ke kanal banjir.

“Peran rumah pompa menjadi vital ketika hujan, air yang disedot idealnya disalurkan ke aliran Banjir Kanal Barat,” kata Heru dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu (22/10/2022).

Keluarkan jurus atasi kemacetan

Terkait dengan masalah kemacetan di Ibu Kota, Heru menyarankan penggunaan u-turn dan penerapan jalan satu arah pada jam-jam tertentu. Menurutnya, hal itu merupakan upaya Pemprov DKI untuk menangani kemacaetan lalu lintas dalam dua tahun ke depan.

Ia juga menyoroti tentang pekerja yang terkendala hujan lebat dengan mengusulkan WFH bagi para pekerja untuk mengatasi kemacetan.

“Mungkin bisa WFH,” saran Heru usai dalam apel gabungan penanganan kemacetan, Senin (24/10).

Benahi tata ruang kawasan Monas

Heru juga telah berkoordinasi dengan Menteri BUMN Erick Thohir untuk mempercantik kawasan Monas dengan memberlakukan revitalisasi.

Revitalisasi tersebut juga akan dilakukan hingga kawasan Sarinah yang akan menjadi satu dengan Monas menjadi kawasan pusat kota.

“Makanya aset ini harus bersama. Nanti Monas akan menjadi bagian area publik sangat hijau, nanti pak Heru desain dengan pak mensesneg supaya hijau kembali,” ungkap Erick  dalam konferensi pers di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (19/10/2022).



Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website suara.com. Situs https://www.nerf-herders-anonymous.net adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://www.nerf-herders-anonymous.net tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *