Bola  

Pemain Timnas Iran Tak Nyanyikan Lagu Kebangsaan saat Melawan Inggris di Piala Dunia 2022: Melawan Rezim Brutal

Suara.com – Pemain Timnas Iran tak nyanyikan lagu kebangsaan saat melawan Inggris di Piala Dunia 2022. Dalam seremoni pembukaan pertandingan, Timnas Iran terlihat tidak menggerakkan bibirnya saat lagu kebangsaan Iran dikumandangkan.

Dikutip dari Daily Star, tim nasional Iran memilih untuk tidak menyanyikan lagu kebangsaan mereka dengan berani melawan rezim brutal mereka.

Sisi Carlos Queiroz memulai pertandingan Piala Dunia 2022 melawan Inggris di Stadion Internasional Khalifa.

Iran memang tengah dihadapkan demo besar-besaran karena kematian Mahsa Amini. Dia meninggal saat berada dalam tahanan.

Penyerang Inggris Bukayo Saka (kiri) berebut bola dengan bek Iran Morteza Pouraliganji selama pertandingan sepak bola Grup B Piala Dunia 2022 antara Inggris dan Iran di Stadion Internasional Khalifa di Doha, Qatar, Senin (21/11/2022). [Anne-Christine POUJOULAT / AFP]

Dalam untuk rasa memprotes itu, disebutkan sebanyak 410 pengunjuk rasa tewas dalam kerusuhan tersebut.

Sehingga untuk menunjukkan solidaritas yang besar dengan demonstrasi, para pemain Iran tidak menyanyikan lagu kebangsaan.

Keputusan ini menghasilkan dukungan besar dari bek Iran Ehsan Hajsafi. Bintang AEK Athens itu menjadi pemain pertama dari Tim Meli yang secara terbuka menyatakan dukungannya kepada para pengunjuk rasa di Qatar.

Penyerang Inggris Harry Kane melompat untuk menyundul bola selama pertandingan sepak bola Grup B Piala Dunia 2022 antara Inggris dan Iran di Stadion Internasional Khalifa di Doha, Qatar, Senin (21/11/2022). [ADRIAN DENNIS / AFP]
Penyerang Inggris Harry Kane melompat untuk menyundul bola selama pertandingan sepak bola Grup B Piala Dunia 2022 antara Inggris dan Iran di Stadion Internasional Khalifa di Doha, Qatar, Senin (21/11/2022). [ADRIAN DENNIS / AFP]

“Mereka harus tahu bahwa kami bersama mereka. Dan kami mendukung mereka. Dan kami bersimpati dengan mereka terkait kondisi tersebut,” kata Hajsafi, yang bermain untuk AEK Athens, dalam konferensi pers.

“Kami harus menerima kondisi di negara kami tidak tepat dan rakyat kami tidak senang,” katanya.

“Kami di sini tapi bukan berarti kami tidak boleh menjadi suara mereka atau kami tidak boleh menghormati mereka.”



Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website suara.com. Situs https://www.nerf-herders-anonymous.net adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://www.nerf-herders-anonymous.net tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *