Bola  

Profil Mukesh Ambani, Orang Terkaya Nomor 2 di India yang Tertarik Beli Liverpool

Suara.com – Mengenal lebih jauh sosok Mukesh Ambani, orang terkaya nomor dua di India yang tertarik membeli Liverpool dari Fenway Sports Group (FSG).

Jelang jeda kompetisi karena bergulirnya Piala Dunia 2022, jagat sepak bola Inggris dihebohkan dengan kabar FSG berencana menjual Liverpool.

“FSG telah sering menerima pernyataan minat dari pihak ketiga yang ingin menjadi pemegang saham di Liverpool,” bunyi pernyataan FSG.

“FSG telah mengatakan sebelumnya bahwa di bawah syarat dan ketentuan yang tepat kami akan mempertimbangkan pemegang saham baru jika itu demi kepentingan terbaik Liverpool sebagai klub,” lanjut pernyataan tersebut.

Pernyataan ini pun kemudian ditanggapi oleh berbagai pihak bahwa perusahaan yang berbasis di Boston itu hendak melepas sahamnya di Liverpool.

FSG sendiri sudah menguasai Liverpool sejak 2010 silam, saat mengambil alih saham mayoritas dari tangan George Gillet dan Tom Hicks dengan dana 300 juta poundsterling.

Striker Liverpool asal Uruguay Darwin Nunez melakukan selebrasi dengan rekan satu timnya setelah peluit akhir matchday keenam Grup A Champions League antara Liverpool vs Napoli di Liverpool, barat laut Inggris pada 1 November 2022.Oli SCARFF / AFP.

Kini Liverpool sendiri memiliki valuasi lebih dari 10 kali lipatnya, atau sekitar 3,89 miliar poundsterling, setara dengan Rp71 triliun.

Besarnya valuasi Liverpool pun nyatanya tak menghambat minat dari berbagai konglomerat dunia. Salah satunya adalah Mukesh Ambani dari India.

Pria terkaya nomor dua di India ini pun kabarnya mau mengakuisisi Liverpool dari tangan FSG dan memenuhi permintaan yang dibebankan perusahaan Amerika Serikat tersebut.

Lantas, siapakah sosok Mukesh Ambani itu? Berikut profilnya.

Orang Terkaya Nomor 9 di Dunia

Mukesh Ambani merupakan konglomerat asal India yang lahir pada 19 April 1957 atau 65 tahun silam. Ia sendiri merupakan ketua perusahaan multinasional ternama yakni Reliance Industries.

Diketahui, Mukesh Ambani memiliki kekayaan sekitar 95,7 miliar dolar AS atau setara Rp1489 triliun, yang membuatnya menjadi orang terkaya nomor 2 di India dan terkaya nomor 9 di dunia.

Di awal kehidupannya, Mukesh Ambani sendiri lahir dan sempat tinggal di Aden, sebuah koloni Kerajaan Inggris yang kini bernama Yaman, sebelum akhirnya kembali ke India bersama kedua orang tuanya pada 1958.

Setelah kembali ke India, Mukesh Ambani menempuh pendidikan di Hill Grange High School di Mumbai dan berlanjut di St Xavier’s College dengan menggeluti bidang teknik kimia.

Ia pun sempat mendaftar ke Stanford University, sebelum akhirnya mengundurkan diri pada 1980 demi membantu bisnis sang ayah, yakni Reliance Industries.

Reliance Industries sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di berbagai bidang. Semula, perusahaan ini bergerak di bidang tekstil sebelum berganti ke bidang penyulingan bahan kimia dan merambah dunia telekomunikasi.

Bahkan pada 2016 lalu, bisnir Reliance Industries di bidang telekomunikasi yakni Jio mampu masuk ke posisi lima besar dalam layanan telekomunikasi di India.

Sejak saat itu, kesuksesan Reliance Industries membuat Mukesh Ambani pun rutin masuk daftar orang terkaya di dunia versi Forbes.

Ia bahkan sempat mengalahkan Jack Ma pada 2018 silam sebagai orang terkaya di Asia, dengan kekayaan bersih mencapai 44,3 miliar dolar AS.

Selain itu, Mukesh Ambani pun juga berkecimpung di dunia olahraga, di mana ia membantu lahirnya Indian Super League atau kasta teratas sepak bola India.

Bahkan ia memiliki tim kriket bernama Mumbai Indians. Karena kepemilikannya itu, ia pernah dinobatkan Forbes sebagai pemilik tim olahraga terkaya di dunia pada 2012.

Kontributor: Felix Indra Jaya



Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website suara.com. Situs https://www.nerf-herders-anonymous.net adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://www.nerf-herders-anonymous.net tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *