Bola  

Sex Toys, Benda Pornografi, Alkohol dan Daging Babi Masuk List Barang Selundupan Selama Piala Dunia 2022 Qatar

Suara.com – Sebagai negara Islam dengan menggunakan hukum Syriah, Qatar memang benar-benar ketat dalam membuat aturan di Piala Dunia 2022. Bahkan sec toys atau alat bantu seks, benda pornografi, alkohol dan daging babi maasuk dalam list barang kategori selundupan selama Piala Dunia.

Empat benda itu haram masuk ke Qatar. Bahkan 4 kategori itu masuk dalam daftar barang terlarang yang dilarang di Piala Dunia di Qatar.

Dikutip dari Daily Star, penonton Piala Dunia 2022 dari luar Qatar harus memperhatikan barang-barang yang tidak boleh dibawa.

Impor alkohol adalah ilegal di Qatar, dengan minuman keras juga dilarang sepenuhnya kecuali di hotel kelas atas dan zona khusus terbuka yang ditunjuk.

Ilustrasi beragam mainan seks (sex toys). (Shutterstock)

Jikalau alkohol ada di Qatar, harganya akan melonjak naik. Sebab Qatar memberlakukan pajak tinggi. Pajak itu bisa diistilahkan sebagai “pajak dosa”.

Sebagai negara muslim, alkohol adalah haram dan dilarang dalam Islam.

Harga alkohol di sana bisa sampai 13 poundsterling atau Rp 237 ribu per botol bir standar.

Bagi yang nekat membawa alkohol atua benda ilegal ke Qatar, maka akan dihukum berat. Bahkan sampai dipenjara.

Hotel kabin untuk penonton Piala Dunia 2022 Qatar (AFP)
Hotel kabin untuk penonton Piala Dunia 2022 Qatar (AFP)

Barang selundupan yang termasuk dalam daftar terlarang akan disita oleh petugas saat bagasi diperiksa di aula kedatangan Bandara Internasional Hamad.

Fans juga tidak akan dapat membawa obat penghilang rasa sakit ke negara tanpa resep.



Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website suara.com. Situs https://www.nerf-herders-anonymous.net adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://www.nerf-herders-anonymous.net tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *