Idap Penyakit Langka, Anak Oki Setiana Dewi Bakal Jadi Objek Penelitian

Suara.com – Anak Oki Setiana Dewi, Sulaiman Ali Abdullah mengidap sindrom Prader Willi. Guna mengobati penyakit tersebut, bocah satu tahun ini menempuh metode stem cell.

Stem cell yang dijalani Sulaiman dengan cara memasukkan sel pada bagian tali pusar ke tubuh. Sel ini berfungsi untuk mengisi sel yang kurang berfungsi.

Oki Setiana Dewi bersama putranya, Sulaiman yang menderita sindrom prader willi menjalani terapi stem cell dengan Prof Deby Vinski, Selasa (15/11/2022). [Rena Pangesti/Suara.com]

Nantinya setelah menjalani pengobatan ini, anak Oki Setiana Dewi akan dijadikan bahan riset. Sebab penyakit yang dialami keponakan Ria Ricis ini termasuk langka, 1:30.000 kasus.

Sosok yang akan melakukan penelitian adalah Prof Deby Vinski. Dia pula yang bertindak langsung dalam pengobatan Sulaiman.

“Setelah ini (stem cell) Sulaiman akan saya masukkan program penelitian prader Willy syndrome,” kata Prof Deby Vinski ditemui di Pondok Pinang, Jakarta Selatan pada Selasa (15/11/2022).

 Liburan Oki Setiana Dewi di Mesir (Instagram/@okisetianadewi)
Liburan Oki Setiana Dewi di Mesir (Instagram/@okisetianadewi)

Oki Setiana Dewi yang mendengar hal tersebut memberikan izin pada Prof Deby untuk melakukan penelitian.

“Sulaiman boleh dijadikan penelitian apapun, bermanfaat,” kata Oki Setiana Dewi.

Oki Setiana Dewi menyadari bahan penelitian Sulaiman bisa berguna bagi mereka yang bernasib sama. Sebab tidak sedikit pula para orangtua yang belum memahami cara pengobatan untuk sindrom Prader Willi.

“Aku ikut komunitasnya, ada yang bertahan dan tidak. Untuk itu saya harus melakukan sesuatu,” kata bintang film Ketika Cinta Bertasbih ini.



Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website suara.com. Situs https://www.nerf-herders-anonymous.net adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://www.nerf-herders-anonymous.net tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *