Lewat Goyang Ngebor, Inul Daratista Disebut Bossman Mardigu Bisa ‘Jajah’ Malaysia

Suara.com – Mardigu Wowiek Prasantyo atau lebih dikenal Bossman Mardigu mengungkap hal mengejutkan ihwal pedangdut Inul Daratista. Menurut dia, saat Inul booming dengan goyang ngebor beberapa tahun silam, Malaysia malah ketar-ketir.

“Orang intelijennya sana (Malaysia) itu sahabat saya dan sekarang sudah mantan. Dia bahas soal Inul Daratista yang waktu ngebor. Katanya, semua di Malaysia tepok jidat,” kata Bossman Mardigu dilansir dari YouTube Curhat Bang Denny Sumargo, Kamis (25/10/2022).

Bossman Mardigu mengatakan ketika itu Malaysia berusaha membuat popularitas Inul Daratista tak berlangsung lama. 

“Dengan biaya apa pun Inul tidak boleh terkenal,” ujarnya.

Analisanya, Inul Daratista termasuk nation trade untuk Malaysia yang bisa membantu memajukan perdagangan Indonesia melalui pendekatan budaya.

Inul Daratista [Adiyoga Priyambodo/Suara.com]

Sayangnya, lanjut Mardigu, saat itu Indonesia kurang memahami posisi Inul Daratista sebagai nation trade. Sedangkan, jutaan orang Malaysia sedang tergila-gila dengan musik dangdut.

“Kalau Inul terkenal, produk Indonesia bisa membanjiri Malaysia ikutannya. Jadi, ini tidak boleh terkenal dan masuk infiltrasi,” katanya.

Karena itu, Malaysia ikut bersyukur ketika Inul Daratista dicekal di Indonesia. Ini merupakan imbas dari fatwa ulama. 

“Kemudian, digiring-giring sampai akhirnya MUI menyatakan haram, ulama bilang haram dan lainnya. Begitu dinyatakan haram, dia bilang Malaydia tepuk tangan,” kata Mardigu. 



Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website suara.com. Situs https://www.nerf-herders-anonymous.net adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://www.nerf-herders-anonymous.net tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *