Hari Osteoporosis Nasional: Peringatan akan Pentingnya Mengaja Kesehatan Tulang

Suara.com – Hari Osteoporosis Nasional atau HON selalu diperingati setiap 20 Oktober setiap tahunnya. Osteoporosis sendiri merupakan salah satu penyakit yang sering diabaikan banyak orang.

Padahal penyakit ini bisa berbahaya jika dibiarkan. Osteoporosis sendiri terjadi ketika adanya pengikisan dan pembentukan tulang tidak seimbang.

Hari Osteoporosis Nasional di Plaza Utara, Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat (Suara.com/ Fajar Ramadhan)

Di sisi lain, peringatan Hari Osteoporosis Nasional ini dilakukanuntuk mengingatkan masyarakat pentingnya menjaga kesehatan tulang dan massa otot.

Di samping itu, PT Sanghiang Perkasa (KALBE Nutritionals) melalui produknya Entrasol berkolaborasi dengan Perkumpulan Warga Tulang Sehat Indonesia (Perwatusi) membuat acara memperingati Hari Osteoporosis Nasional.

Acara yang digelar mengambil tema Indonesia Bergerak: Tulang Kuat, Jantung Sehat, ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang menjaga kesehatan tulang.

Tidak hanya itu, masyarakat juga diajak melakukan gerakan untuk membantu menjaga kesehatan serta mengecek kepadatan tulang dan massa otot secara cuma-cuma.

Group Business Unit Head Adult Nutrition KALBE Nutritionals, Christofer Samuel Lesmana mengatakan, acara ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dan menggerakan masyarakat untuk menjaga kesehatan tulang melalui berbagai aktivitas fisik dan pemberian nutrisi yang tepat.

Hari Osteoporosis Nasional di Plaza Utara, Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat (Suara.com/ Fajar Ramadhan)
Hari Osteoporosis Nasional di Plaza Utara, Gelora Bung Karno, Jakarta Pusat (Suara.com/ Fajar Ramadhan)

“Kami berharap kegiatan ini dapat menginspirasi dan menggerakan masyarakat Indonesia dalam menjaga kesehatannya. Sehingga di masa depan masyarakat dapat menjaga kesehatan melalui aktivitas fisik dan nutrisi yang tepat setiap hari guna mencegah osteoporosis,” ucap Christofer dalam acara Puncak HON 2022, Minggu (23/10/2022).

Lebih lanjut Ketua Perwatusi, Anita A Hutagalung menjelaskan banyak orang Indonesia yang kurang paham terkait pentingnya aktivitas fisik dan nutrisi yang dikonsumsi. Oleh sebab itu, kolaborasi ini menjadi komitmen untuk mengurangi angka osteoporosis di Indonesia.

“Kolaborasi ini membuat kamu berkomitmen untuk mengurangi angka kejadian osteoporosis dan berinisiatif melakukan kegiatan agar masyarakat Indonesia menyadari risiko osteoporosis sehingga tahu bagaimana dapat mencegahnya,” jelas Anita.



Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website suara.com. Situs https://www.nerf-herders-anonymous.net adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://www.nerf-herders-anonymous.net tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *