Jika Cocok dengan 6 Tanda Ini, Kamu Mungkin adalah Pecundang

Suara.com – Pernah kamu merasa jadi pecundang dalam situasi tertentu? Jika tidak, kamu mungkin pernah menganggap orang lain bertingkah seperti pecundang. Memangnya, apa saja tanda seseorang bisa dibilang pecundang?

Ada banyak aspek yang harus dilihat sebelum membuat kesimpulan dan menyebut diri sendiri atau orang lain sebagai pecundang. Dirangkum dari Times of India, Rabu (16/11/2022), berikut beberapa tanda pecundang yang perlu diketahui.

1. Kamu berperan sebagai korban

Salah satu indikasi utamanya adalah suka berperan sebagai korban setiap kali terjadi konfrontasi atau argumen apa pun. Mental korban membuat dirimu sendiri percaya bahwa seluruh dunia menentangmu.

Bukan berarti tidak ada orang yang benar-benar mengalami cobaan besar, tapi ini lebih tentang masalah kepercayaan. Saat terjadi masalah, pemenang bertanggung jawab atas tindakan mereka, tetapi pecundang bakal memberontak, menyalahkan dan mulai bertindak seperti korban.

2. Selalu negative vibes

Seorang pecundang selalu dalam mode negatif. Mereka mengeluh sepanjang waktu. Bahkan jika ada orang yang melakukan hal baik untuk mereka, mereka juga akan menemukan kesalahan di dalamnya. Mereka memiliki kemampuan untuk mengubah segala sesuatu di sekitar mereka menjadi sangat negatif.

3. Kamu tidak punya tujuan atau ambisi

Ini juga termasuk perilaku pecundang. Kamu perlu memiliki gairah untuk mencapai tujuan hidup. Motivasi dirimu sendiri untuk menjadi orang yang lebih baik. Sangat penting bagimu untuk memiliki kehidupan yang lebih baik di kemudian hari.

4. Egois dan selalu asyik sendiri

Jika kamu tidak bisa peduli tentang orang lain kecuali itu bisa berkontribusi untuk kebutuhan dan keinginanmu sendiri, kamu harus tahu bahwa ini adalah tanda-tanda pecundang. Semuanya hanya tentangmu, kamu, dan dirimu sendiri.

Ilustrasi pria (Pexels/Mikhail Nilov)

5. Tidak ada kesadaran diri

Bicara soal pecundang sejati, kemungkinan besar mereka bahkan tidak tahu bahwa ada sesuatu yang salah dengan mereka. Mereka tidak mampu menganalisis diri mereka sendiri dengan perspektif berbeda.

Pecundang tidak dapat melihat bagaimana tindakan mereka bisa memengaruhi orang-orang di sekitar mereka, bahkan ketika mereka tahu bahwa orang lain menderita.

6. Tidak bisa dan tidak mau mendengarkan orang lain

Pecundang bertindak seperti orang yang tahu segalanya. Mereka mempertahankan perspektif mereka, bahkan sama sekali tidak mau mendengarkan apa yang orang lain katakan.



Artikel ini bersumber sekaligus hak milik dari website suara.com. Situs https://www.nerf-herders-anonymous.net adalah media online yang mengumpulkan informasi dari berbagai sumber terpercaya dan menyajikannya dalam satu portal berita online (website aggregator berita). Seluruh informasi yang ditampilkan adalah tanggung jawab penulis (sumber), situs https://www.nerf-herders-anonymous.net tidak mengubah sedikitpun informasi dari sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *